Anthony Martial Bertanya Ke Bruno Fernandes

Anthony Martial Bertanya Ke Bruno Fernandes: Kok Aku Enggak Pernah Diberi Umpan Di Pramusim?

Bruno Fernandes punya alasan mengapa dirinya tidak pernah memberi assist pada Anthony Martial selama tur pramusim Manchester United.

Anthony Martial mempertanyakan kenapa Bruno Fernandes selama pramusim tidak pernah memberinya assist.

Kedua pemain ini dapat kembali merasakan penampilan bersama selama pramusim kali ini sesudah Martial pulang dari jangka waktu peminjaman di Sevilla.
Martial berhasil memanfaatkan tiap kans yang dikasih manajer Erik ten Hag selama pramusim, di mana ia sukses mencetak tiga gol dari empat laga.

Ten Hag diyakini sudah membangkitkan kembali potensi penyerang Prancis hal yang demikian. Fernandes dan Martial bahkan disiapkan untuk main bareng di lomba pembuka Liga Primer Inggris.

Dalam sebuah video ‘tektok’ yang dikerjakan antara Martial dan Fernandes, sang striker mempertanyakan kenapa si playmaker tidak pernah memberinya umpan selama pramusim. Bintang Portugal itu bahkan punya jawaban keren.

Fernandes: “Pemain terbaik selama tur, orang yang mencetak banyak gol buat kami [Martial]. Bagaimana turnya Anthony, kau menyukainya?”

Martial: “Itu benar-benar baik, melainkan kau tak memberi aku satu bahkan assist.”

Fernandes: “Kau benar, kau tahu mengapa? Sebab aku berharap menjalankannya di liga, lomba pertama musim ini.”

Martial: “Aku menyukai itu!”

Fans Man United dapat memantau Fernandes, apakah ia akan menepati komitmennya memberi assist Martial pada 7 Agustus akan datang di lomba pembuka Liga Primer.

Selama pramusim, Martial mencetak gol sesudah menerima servis dari rekan Portugal lainnya, Diogo Dalot, dan Anthony Elanga.

Ini beredar isu pelatih Massimiliano Allegri minta manajemen menjalankan diskusi dengan Atletico Madrid untuk kembali mendatangkan Alvaro Morata yang masa peminjamannya telah usai.

Pergerakan Juventus di bursa transfer tak luput dari perhatian Bastoni. Berdasarkan Bastoni, hal itu membikin kompetisi memperebutkan Scudetto makin sengit. Seperti dikenal, pada musim 2021/22 praktis cuma memberi tahu kompetisi antara Inter dan rival satu kota, AC Milan.

“Juve makin menguatkan diri mereka. Aku memandang mereka sebagai pesaing paling membahayakan. Mereka telah mengambil banyak pemain baik, seperti Di Maria, Pogba, dan Bremer. Itu telah seperti kapal perang,” ujar Bastoni dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport.

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.