Walaupun Khianati Liverpool, Jurgen Klopp Konsisten Ucap Sadio Mane Legenda

Sadio Mane memilih berkhianat dari Liverpool dengan mendapatkan pinangan Bayern Munich senilai 32 juta euro pada musim panas 2022 kali ini, di dikala kontraknya bersama The Reds hakekatnya masih menyisakan satu tahun ke depan.

Sedangkan demikian, pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, konsisten menganggap Sadio Mane sebagai legenda klub. Hal itu dia ucapkan sebab pemain asal Senegal itu sudah memberikan banyak kontribusi kepada kesuksesan The Reds dalam enam musim terakhir.

Kerja keras Mane, dan tentunya dari pemain lainnya juga, Liverpool sukses memenangkan Piala Liga, Piala FA, Liga Premier Inggris, Liga Champions Eropa, dan Piala Dunia Klub.

“Ia pemain kelas dunia. Ia dan kami bersama-sama mewujudkan kembali pemain No.9 (striker tengah) pada musim lalu, dan ia sukses memainkan peran itu dengan benar-benar bagus,” sebut Jurgen Klopp, dikutip dari website Bavarian Football Works.

“Jadi, ia juga legenda Liverpool, salah satu pemain terbaik Liga Inggris sepanjang masa, berdasarkan aku, dengan jumlah gol yang ia miliki. Orang yang fantastis juga. Jadi, benar-benar gembira untuknya bahwa ia kini berada di klub yang ia inginkan. Ia benar-benar berterima beri atas seluruh hal yang kami lakukan, dan kami benar-benar berterima beri. Kini ia berada di klub lain,” lanjutnya.

Selama membela The Reds, Sadio Mane sukses membikin 120 gol dan mendonasi 48 assists dari sempurna 269 penampilannya di seluruh persaingan.

Ini ialah kali kedua Sadio Mane menaklukkan Mo Salah di penghargaan Pemain Terbaik Afrika, sesudah tahun 2019 dia juga sukses melaksanakannya. Sesudah tahun 2019, penghargaan pemain terbaik di benua Afrika itu tidak diselenggarakan sebab alasan pandemi Covid-19.

Akan melainkan, Mane menolak pendapat bahwa dia mempunyai kompetisi kuat dengan Salah untuk menjadi yang terbaik. Dia menganggap bahwa dirinya dan Salah tidak mempunyai kompetisi, kedua malah mempunyai relasi yang benar-benar dekat.

“Orang-orang sesekali mengatakan ada kompetisi antara aku dan [Salah], namun jujur ​​saja, aku tak memandang diri aku mempunyai kompetisi dengan pemain mana malahan,” kata Mane terhadap GOAL.

“Kami mempunyai relasi bagus, kami saling mengirim pesan. Aku pikir media senantiasa mencoba [memperburuk] hal-hal. Anda tahu aku tak cuma mempunyai [relasi] dengan satu pemain, melainkan dengan tiap-tiap pemain yang pernah bermain dengan aku di dunia,”

“Anda bisa bertanya terhadap siapa malahan yang Anda inginkan di klub, atau ke mana malahan aku pergi. Aku mempunyai relasi yang bagus dengan seluruh pemain,” lanjutnya.

Sebelumnya, kompetisi antara Mane dan Salah sempat disebut kian sengit, sesudah Timnas Senegal berhadapan segera dengan Timnas Mesir di final Piala Afrika 2022 dan juga babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2022.

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.